Sebenarnya aktifitas olahraga merupakan suatu kegiatan yang akan memberi mafaat yang baik untuk kesehatan tubuh, namun ternyata disamping adanya mafaat tersebut ternya olahraga juga memilki efek yang kurang baik. Berolahraga sangat mempengaruhi pada pernapasan Anda, yang menyebabkan Anda mengambil napas akan lebih dalam, mengalami kesulitan, dan akan bernapas lebih cepat. Selain itu, kegiatan olahraga juga akan menimbulkan alergi yang dapat menambah masalah pernapasan akibat iritasi yang menyerang pada saluran hidung dan saluran udara

Apakah sekarang ini tubuh anda telah terdiagnosa oleh adannya penyakit paru yang menimbulkan suara yang tidak biasa saat bernapas ? Kemudian timbulnya dahak pada suara atau disebut dengan rales, lalu adanya gemerisik atau gemeretak suara pada paru. Beberapa orang juga membandingkan paru berderak untuk popping atau suara-suara terdengar saat menggosok dua item kasar namun fleksibel terhadap satu sama lain, seperti adanya penggesekan apda dua bagian rambut kering.

Mengapa dengan berolahraga dapat menjadi penyebab terserangnya tubuh oleh alergi dan paru-paru yang meretih ?

Paru meretih biasanya terjadi akibat dari adanya obstruksi. Suara berderak muncul ketika udara dibiarkan mengalir melalui tempat yang diblokir sebelumnya. Misalnya, jika cairan di paru-paru menciptakan obstruksi tetapi udara tiba-tiba melewati, suara berderak sering terjadi. Sementara dari terserangnya tubuh oleh penyakit paru yang lainnya seperti pneumonia, edema paru dan bronkitis juga dapat menjadi penyebab dari adanya suara-suara saat bernapas, beberapa orang juga akan mengalaminya, jika mereka mengalami alergi.

Seseorang terserang oleh alergi setelah melakuakn kegiatan olahraga maka akan menyebabkan peningkatan produksi pada lendir di dalam paru-paru, yang mengarah ke suara berderak saat bernapas. Hal tersebut timbul sama halnya dengan orang-orang yang mengalami ganguan paru meretih. Secara individu dengan asma alergi terkait dapat mengembangkan paru-paru meretih juga. Selain itu, beberapa alergi juga dapat menyebabkan adanya peradangan, yang juga memberikan kontribusi terserangnya tubuh oleh paru meretih.

Olahraga yang menjadi penyebab dari memperburuknya gangguan pada paru-paru

Olahraga tampaknya dapat memperburuk suara derakan pada paru-paru atau juga dapat menimbulkan gejala lebih terlihat. Seringkali, orang memilih untuk berolahraga di luar ruangan agar mereka tidak terkena oleh adanya serbuk sari dan alergen lainnya yang akan menyerang pada tubuh, yang dapat menghasilkan penumpukan lendir di paru-paru dan menyebabkan paru-paru berderak suara.

Berolahraga ternyata sangat sering melibatkan penghirupan udara melalui mulut, yang mana dari adanya penghirupan udara pada mulut tersebut akan dapat berkontribusi timbulnya iritasi pada paru-paru dan mengakibatkan adanya lendir yang penumpuk pada paru-paru. Terkait suara pernapasan abnormal dapat menjadi terdengar jelas ketika orang tersebut berolahraga atau setelah melakukan aktivitas fisik. Pada kasus ringan, suara jelas sementara setelah orang tersebut batuk, tetapi beberapa paru exercise- dan alergi yang berhubungan dengan adanya paru yang meretih akan bertahan setelah sesi latihan.

Secara umumnya, gangguan apa yang lebih berpengaruh dari dilakukannya kegiatan olahraga?

Dampak negatif dari dilakuaknnya olahraga ternyata akan sangat berpengaruh pada seseorang yang mengalami paru meretih, sebab pada kegiatan olahraga terdapat kegiatan penghirupan dan penghembusan nafas dengan tidak menggunakan sistem pernafasan yang seharusnya.

Yang harus anda tahu bahwa terserangnya tubuh seseorang oleh paru-paru meretih da kemudian timbul adanya suara pada paru anda maka akan menjadi lebih mudah untuk didengarkan oleh anda ketika seseorang menghembuskan atau menghirup udara dalam-dalam. Namun, karena fakta bahwa paru-paru meretih dapat muncul karena kondisi medis yang serius, Anda bisa mendapatkan manfaat dari evaluasi secara langsung dengan dokter.

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.