Semua orang pasti akan mengalami atau merasakan hal ini, termasuk sayapun sering mengalaminya. Apalagi bagi para pencinta tidur, mungkin hal ini sudah menjadi hal yang biasa bagi dirinya. Salah satu penyebab dari seringnya mengantuk padahal sudah tidur dengan waktu yang cukup, yakni terlalu berlebihannya konsumsi makanan yang belemak tinggi. Selain itu, seringnya merasa ngantuk tersebut, bisa juga disebabkan dari adanya ganggau yang menyerang pada kebugaran dan vitalitas anda.

Ketika anda mengalami hal ini, kemungkinan semua aktifitas yang anda kerjakan akan terganggu, dan gangguan tersebut dapat berupa, adanya ketidak konsentrasian pikiran anda saat menjalankan kerja, dan timbulnya kemampuan berupa kurang bisanya mengendalikan emosi.

Jika anda sudah merasa cukup dengan porsi tidur anda, tapi masih sering mengantuk, bisa jadi hal tersebut merupakan tanda dari terserangnya tubuh anda oleh kondisi hipersomnia. Tumbuhnya kondisi hipersomnia tersebut bisa disebabkan oleh berbagai penyakit tidur seperti :

Gangguan Narkolepsi

Ini merupakan suatu gangguan tidur, yang akan menimbulkan gejala awal berupa adanya rasa kantuk yang tidak tertahan pada siang hari, dan lama kelamaan gejala tersebut akan berkembang secara perlahan. Perkemabangan gejala tersebut dapat berupa, adanya serangan tidur secara tiba-tiba, tanpa melihat kondisi, suasana, waktu, dan tempat.

Gangguan tidur ini dapat di golonglan sebagai kelompok gangguan otak dalam jangka panjang , yang terbilang langka, dan pada kebiasaannya akan menyerang pada usia remaja.

Periodic limb movements in sleep

Penyakit tidur jenis kedua ini, biasanya akan menimbulkan suatu gejala berupa adanya kaki yang bergerak-gerak secara prebiotik pada saat tidur. Nah dari adanya pergerakan tersebut, maka otak kemungkinan besar akan terganggu, dan akan membangunkan anda secara tiba-tiba, tanpa mengenal waktu, yang mana hal tersebut akan sangat mengganggu pada kualitas tidur anda.

Namun menurut penelitian para medis, siapa saja yang terserang oleh penyakit tidur jenis ini, mereka tidak akan menyadarinya, bahwa sepanjang malam dirinya sering terbangun, hanya saja ia akan merasakan efek buruk yang ditimbulkannya, berupa rasa lelah yang menyerang, dan tidak adanya rasa kesegaran pada tubuhnya.

Sleep apnea

Penyakit tidur ini, mungkin secara kesehatan lebih dikenal sebagai suatu gangguan penyakit, yang akan menimbulkan suatu gejala berupa berhentinya nafas saat tidur, gangguan atau penyakit sleep apnea biasaya di tandai dengan timbulnya gejala berupa seringnya mendengkur ketika tidur yang bisa idseabkan dari adanya organ pernafasan yang terganggu.

Banyak orang yang menyangka bahwa seseorang yang tidur dengan mendengkur, bisa menjadi tanda bahwa orang tersebut sedang tidur penuh dengan kenyenyakan, namun ternyata presepsi tersebut tidaklah benar, sebab pada nyatanya mendengkur bukanlah suatu tanda dari adanya tidur yang nyenyak.

Jika gejala mendengkur tersebut berulang kali menyerang, dan kemudian disertai dengan adanya sensasi cekikan pada leher, maka tanpa sadar otakpun akan mengalami ganguan, ketika bangun dari tidur tidak merasakan kesegaran, dan akan sering mengantuk atau lebih dikenal dengan hipersomnia. Oleh sebab itu tak heran jika di beberapa negara, pendengkur sangat dilarang untuk berkendara.

Selain itu penyakit tidur sleep apnea telah dinyatakan menjadi penyebab utama dari terserangnya tubuh oleh penyakit hipertensi, penyakit jantung, diabetes, stroke, impotensi dan kematian. Tidak ada satu zat pun yang dapat menggantikan efek restoratif tidur, sebab Kemampuan otak dan performa manusia hanya dibangun saat tidur saja. Untuk itu mulailah sari sekarang untuk lebih memperhatikan kesehatan tidur Anda dan keluarga anda, agar tidak terseranga oleh beberapa penyakit tidur yang sudah di jelaskan di atas.

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.