Tinea cruris disebut juga dengan jock itch, istilah ini merupakan nama lain dari penyakit kulit yang disebabkan dari  terinfeksinya kulit di bagian paha dalam, sekitar kelamin,selangkangan, pantat, anus, dan pada bokong oleh jamur. penyakit ini dapat mengakibatkan timbulnya ruam berwarna merah berbentuk lingkaran dan akan terasa gatal.

Apabila seseorang terkena penyakit ini, maka haruslah segera melakukan penanganan dengan cepat agar tidak menimbulkan penularan, sebab penyakit tinea cruris tergolong penyakit yang yang menular.
Tinea Cruris biasanya akan menyerang pada orang yang banyak mengeluarkan keringat, mengalami obesitas,memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Biasanya penyakit ini akan banyak dialami oleh para pria, namun tidak mustahil pula bila wanita juga mengalami penyakit ini.

Penyakit ini memang bukanlah penyakit yang tegolong  sangat serius, namun tetap saja akan menimbulkan efek yang dapat mengurangi rasa nyaman saat melakukan aktivitas, yang disebabkan dari rasa gatal.

Gejala yang akan timbul pada Penyakit Tinea Cruris

Gejala awal pada penyakit kulit Tinea cruris yaitu akan timbulnya kulit yang berwarna merah yang menyebar dari mulai lipatan pangkal paha hingga ke bagian paha bagian atas dengan menyerupai bentuk setengah lingkaran. Akibat yang akan dirasakan yaitu merasa gatal yang disertai dengan rasa terbakar dan juga menimbulkan ruam yang biasanya muncul di kedua pangkal paha dan lipatan di sekitarnya, da mengakibatkan kulit menjadi bersisik dan terkelupas.

Jenis Penyakit Tinea(jamur) yang dapat Menyerang Kulit

Berikut adalah jenis penyakit jamur yang akan menyerang kesehatan kulit :

  • Penyakit Jamur atau Penyakit Tinea yang menyerang pada kulit paha. jamur yang biasanya menyerang pada paha akan menimbulkan sakit parah kemudian iritasi, yang sering disertai dengan adanya ruam merah. Ruam merah pada kulit biasanya terjadi akibat pembengkakan tumor, yang kemudian terjadiperubahan pada warna kulit yang berbeda dari warna kulit sekitarnya.
  • Penyakit Jamur Kulit pada Kaki. penyakit jamur yang menyerang pada kaki biasanya terdapat pada kulit di bagian jari kaki dan di bagian belakang kaki. gatal-gatal, ruam merah, bersisik, kulit mati, terasa terbakar, lecet ringan, dan bau apek akan timbul ketika anda terkena penyakit jamur dibagian ini. yang mengakibatkan terjadinya luka yang mengeluarkan cairan, dan apabila luka tersebut kering maka kulit pada kaki akan terasa kasar atau bersisik dan sewaktu-waktu akan merasakan gatal meskipun luka tersebut sudah tidak terlihat.
  • Penyakit Jamur Kulit yang Berwarna. Pada penyakit jamur jenis ini biasanya timbul bintik-bintik kecil, bersisik, berwarna merah muda, coklat putih atau gelap dan terdapat bagian tepi yang keras. Penyakit ini biasanya menyerang pada lengan atas, dada, punggung, leher dan kadang-kadang  wajah pun akan terserang.
  • Penyakit Jamur Kulit yang Menyerang Kepala. Gejala awal yang terlihat biasanya akan timbul kemerahan dan pembengkakan pada kulit kepala,disertai dengan kerontokan pada rambut, Kemungkinan muncul kulit kepala yangkemudian membengkak, dan  melepuh, membengkak dan terdapat nanah di dalamnya

Apa Penyebab yang ditimbulkan Tinea Cruris?

Tinea cruris dapat disebabkan dari adanya sejenis fungi yang terdapat pada handuk atau pakaian yang terkontaminasi. Selain itu, tinea cruris juga sering disebabkan oleh kutu air yang akan menyebarkan infeksi dari kaki sampai dengan ke pangkal paha.

Jenis jamur yang biasanya menyerang pada kulit, diantaranya: Jamur malassezia furfur popular, Trichophyton, Microsporum dan jamur Epidermophyton yang berkembang di lingkungan yang hangat dan lembab, dan akanmenyerang pada Orang yang mempunyai perubahan hormon dalam tubuh yang tidak baik, sistem kekebalan tubuh lemah. Penyebab yang lainnya yaitu dapat dikarenakan dari persentuhan dengan orang yang memiliki tinea, yang dapat ditularkan melalui: Peralatan yang digunakan secara bersamaan.

Pengobatan yang harus dilakukan dalam Menyembuhkan Penyakit Tinea Cruris

Dalam mengobati penyakit tinea cruris dapat dilakukan dengan cara mengoleskan obat-obatan bebas atau dengan kata lain dengan obat-obatan yang tanpa resep dari dokter, seperti bedak, salep, obat semprot, atau dengan meggunakan losion anti-jamur pun dapat dilakukandalam mengobati penyakit kulit ini. manfaaat yang dihasilkan dari penggunaan baha-bahan tersebut bertujuan agar ruam bisa segera hilang.

Kemudian adapun cara yang harus dilakukan untuk mencegah tinea cruris muncul kembali, anda harus terus melakukan pengobatan dua kali sehari setidaknya selama kurun waktu sepuluh hari.
Nmamun jika penyakit tinea cruris tidak kunjung sembuh dan malah makin parah, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokterahli kulit dan melakukan pengobatan sesuai dengan arahan dokter.

Masa pengobatan dapat bervariasi tergantung letak pemnyakit kulit yang diderita. Tetapi secara sistemik penyakit ini akan pulih dalam kurun waktu pengobatan selama 4 minggu dengan melakukan pengobatan secara rutin. Tinea pada paha biasanya lebih cepat membaik yaitu setelah 2-8 minggu pengobatan, namun tinea yang terdapat pada kaki mungkin memakan waktu lebih lama lagi untuk meningkatkan perawatan yang lebih baik. Kemudian beda halnya lagi dengan masa pengobatan tinea berwarna, pada jenis penyakit ini proses penyembuhan akan berlangsung dari 1 sampai 2 minggu, tapi dapat juga berlangsung hingga 1 bulan.

Apakah ada Cara Pencegahan yang dapat dilakukan agar tidak terkena Penyakit Tinea Cruris ?

Jawabannya, pasti ada.

Dibawah ini merupakan  beberapa hal yang dapat dilakukan dalam mengurangi risiko atau mencegah terjangkitnya penyakit  tinea cruris:

  • Jauhilah pemakaian bahan-bahan baju yang ketat  saat cuaca sedang dalam keadaan panas.
  • Ketika sudah selesai melakukan kegiatan olahraga, usaplah keringan dengan menggunakan handuk yang bersih, apalagi pada bagian paha dalam, dan kemudian segeralah cuci pakaian bekas berolah raga sesegera mungkin.
  • Seringlah mengganti celana dalam yang digunakan sebanyak satu kali dalam sehari, namun beda halnya jika Anda sering berkeringat banyak, maka andapun harus lebih sering dalam mengganti celana dalam.
  • Setelah mandi, keringkan paha bagian dalam dan alat kelamin dengan handuk bersih. Selain itu untuk mencegah kondisi lembap yang berlebihan, taburkan bedak di sekitar pangkal paha.
  • Selalu menjaga bagian pangkal paha untuk tetap dalam kondisi yang kering dan bersih.

Oleh sebab itu, dari mulai sekarang marilah kita menjaga kebersihan badan dan kulit kita dengan cara melakukan pencegahan yang sudah dijelaskan d iatas, agar tidak terserang oleh penyakit Tinea Cruris. Namun bagi anda yang sudah terlanjur mengalaminya, cepatlah melakukan pengobatan sesegera mungkin dengan menggunakan metode-metode yang aman dan sesuai. baik itu dengan metode penggunaan obat tanpa resep dokter, seperti mengoleskan salaep atau bedak, maupun metode yang sesuai dengan resep dokter.

 

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.