Popcron merupakan makanan yang berasal dari butiran jagung yang dipanaskan hingga melepuh dan mengembang, cemilan ini banyak sekali penggemarnya, apa lagi para remaja yang hobi dengan menonton film entah itu di bioskop ataupun di rumah, adanya popcron menjadi pendukung makin asik nya menonton film, asalkan jangan dibarengi dengan nonton film yang aneh-aneh aja yaa.

Tapi untuk saat ini anda harus segera menghentikan kebiasaan mengkonsumsi popcorn yang terlalu berlebihan itu loh, sebab dengan terlalu banyak mengkonsumsi popcron menurut para medis ternyata sangat bahaya bagi kesehatan usus anda, dan bila tidak segera tertangani maka timbulah penyakit  Apendisitis atau dikenal dengan penyakit usus buntu yang lebih parah.

Apa alasan yang kuat bahwa popcorn merupakan salah satu makana penyebab adanya penyakit apendisitis pada tubuh?

Yang harus kalian ketahui saat ini, sebelum anda makin memperbanyak mengkonsumsi popcorn yaitu, bahawa dalam satu porsi popcron yang diolah secara modern dengan menggunaakn mikrowave, ternyata banyak sekali kandungan dan zat yang cukup berbahaya bagi kesehatan tubuh, secara  khususnya akan menyerang organ usus, namun sampai sekarang ini masih ada sebagian orang yang belum mempercayainya, diakibatkan dari tidak maunya meninggalkan hobina tersebut. Padahal hal tersebut sudah banyak dibuktikan dari penelitian yang sudah dilakukan oleh para ahli kesehatan.

Zat atau kandungan yang berbahaya bagi tubuh yang terdapat pada satu porsi pocorn, yaitu sebagai berikut:

  • Terdapat kandunngan lemak jenuh
  • Makanan yang tidak memiliki kandungan serat sedikitpun
  • Adanya kadar garam yang tinggi
  • Adanya zat diacety yang terdapat pada margarin yang tujuan ppenggunaan margarin tersebut untuk memberi aroma rasa yang menggiyurkan pada camilan pendamping menonton tersebut
  • Adanyaa zat kimia yang menempel diakibatkan dari adanya bahan kimia yang pada popcor, dan zat kimia tersebut berasal dari plastik yang digunakan dalam melapisi popcorn dalam proses pembuatannya.

Apa itu penyakit Apendisitis?

Apendisitis adalah penyakit yang akan terjadi ketika usus buntu mengalami peradangan dan berisi nanah, hal tersebutlah yang dapat disebabkan dari makanan yang menyumbat pada rongga usus, diantaranya yaitu popcorn.

Gejala yang akan timbul dari terserangnya tubuh kita oleh penyakit apendisitis yakni sering merasa mual yang disertai dengan muntah, hilangnya nafsu makan, diare, sembelit, dan menimbulkan pembengkakan pada perut.

Seperti apa proses secara jelasnya ketika tubuh akan terkena penyakit Apendisitis?

terdapat dua proses yang akan mengakiatkan tubuh trserang oleh penyakit apendisitis, berikut adalah dua prosesnya:

  • Adanya sumbatan makana merupakan salah satu hal dari beberapa hal yang akan mengakibatkan tumbuhnya penyakit Apendisitis. Dari potongan kecil makanan ternyata dapat memblokir pembukaan rongga yang membentang disepanjang usus, yang kemudian natinya akan tumbuh bakteri yang kemudian timbulnya pembengkakan dan pembentukan nanah pada rongga usus. Jika penyakit apendisitis tidak segera ditangani maka akan mengakibatkan rongga pada usus buntu akan pecah, yang kemudian bakeri yang terdapat pada ronga usus tersebut nantinya akan menyebar ke seluruh tubuh
  • Kemudian proses yang kedua dapat mengakibatkan tubuh terserang oleh penyakit apendisitis yaitu adanya lampiran pada tubh berupa kantong kecil yang berda didekat usus atau tepatnya pada sisi kanan dibawah perut anda yang kemudian akan menyebabkan sakit pada sekitar perut anda saat awal-awal penyakit apendisitis berkembang, perkembangan tersebutdiakibatkan dari adanya bakteri, bakteri tersebut yang nantinya akan menjalar atu menyebar ke bagian sisi pada perut yang kan menjadikan penyakit apendisitis menjadi lebih intens.

Itulah hal-hal yang menjelaskan tentang hubungan popcorn dan penyakit apendisitis, yang ternyata popkon merupakan salah satu penyebab dari adanya serangan penyakit apendisitis pada salah satu organ tubuh kita yaitu usus

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.