Secara umum, Jika tubuh mengalami suatu gangguan kesehatan, pasti cara pertama yang akan diambil yakni dengan mengkonsumsi obat. Sama halnya jika tubuh terserang oleh gangguan kesehatan yang menyerang pada lambung, berupa nyeri lambung.

Cara pertama yang musti anda ambil untuk mengatasinya, tentunya yakni dengan mengkonsumsi obat asam lambung yang dapat menurunkan asam lambung, mengatasi tukak lambung, Mengatasi peradangan pada lambung atau gastritis, dan mengatasi GERD. Namun tentunya jangan sampai salah minum obat ya, sebab setiap jenis obat memilki cara kerjanya masing-masing, yang mana respon yang ditimbulkannya akan berbeda-beda.

Penyebab sakit pada lambung

Anda mungkin sepintas pernah membaca, dan sedikit mengetahui bahwa adanya lambung yang mengalami gangguan, umumnya akan menimbulkan suatu ketidak nyamanan pada daerah perut, berupa adanya rasa sakit di bagian ulu hati, sering mengalami mulas, sering bersendawa, kembung, dan sering mual, dimana bebrapa kondisi tersebut dalam dunia kedokteran disebut dengan dispepsia.

Beberapa kondisi diatas dapat timbul akibat terserangnya tubuh oleh penyakit seperti :

  • Penyakit ulkus peptikum. Penyakit yang satu ini disebut juga sebagai tukak lambung, dimana penyebab utamanya berupa terserangnya lambung oleh bakteri Helicobacter pylori (H. pylori), serta penggunaan obat non -steroidal anti-inflammatory (NSAID) seperti aspirin dan obat penghilang rasa sakit lainnya.
  • Gastro-esofagus reflux disease (GERD). Ini merupakan sebuah kondisi kronis dimana asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, dan kemudian menimbulkan iritasi pada organ lambung.
  • Batu empedu. Penyebab utamanya yakni dari terserangnya radang kandung empedu, atau dari adanya penyumbatan pada saluran empedu, yang dapat menyebabkan sakit perut yang sangat parah.
  • Kanker. Jenis kanker lambung, kanker pankreas atau kanker hati, ternyata bisa menjadi menyebabkan dari adanya sakit perut pada daerah lambung.

Selain dari beberapa jenis penyakit diatas, adanya berapa gejala yang disebabkan dari terserangnya lambung oleh suatu ganguan, terkadang juga dapat timbulkan tanpa ada sebab yang pasti, dan jika hal itu terjadi, maka dapat diketegorikan sebagai istilah dispepsia non-ulkus.

Jenis dispepsia yang satu ini,sebaenarnay juga dikenal sebagai dispepsia fungsional, yang menjadi kasus utama pada kebanyakan orang yang mengalaminya akan mengalami sakit pada lambungnya.

Kondisi yang mengaharuskan anda segera konsumsi obat lambung

Jangan mencoba untuk konsumsi obat nyeri lambung sendiri atau tanpa resep,dan jika Anda menderita suatu kondisi di bawah ini, maka segeralah mencari pengobatan ke dokter, agar dokter dapat segera memberikan oabat yang sesuai dan aman untuk mengatasi gangguan yang menyerang pada lambung anda.

Berikut adalah beberap kondisi yang mengharuskan anda segera menjalankan atau mengkonsumsi obat sakit lambung:

  • Terus-menerus muntah setelah makan, yang lama kelamaan disertai dengan adanya darah.
  • Mengalami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
  • Merasakan sakit pada perut bagian atas yang terasa sangat parah.
  • Tinja berwarna hitam, dan disertai dengan keberadaan darah.

Beberapa gejala tersebut, nantinya cenderung akan menunjukan masalah kesehatan yang lebiuh serius jika tidak segera diobati.

Jenis obat sakit lambung

Terdapat dua jenis obat sakit lambung yang bersifat dapat mengurangi asam lambung, yaitu :

  • H2 Blocker, atau histamin-2 blocker, yang meliputi cimetidine, rantidine, dan nizatidine
  • famotidine Proton pump inhibitor (PPI), yang meliputi omeprazole, lansoprazole pantoprazole, rabeprazole, dan esomeprazole.

Kedua jenis obat tersebut bekerja dengan cara yang berbeda, namun meskipun demikian keduanya tetap memiliki kemampuan yang dapat membantu dalam menurunkan jumlah asam lambung yang meningkat.

Setelah anda mengkonsumsi salah satu jenis obat lambung yang sudah disebutkan diatas, dan kemudian mendapatkan kesembuhan, tentunya anda sudah tidak ingin meraskan lagi sakit yang sangat menyiksa pada lambung anda bukan? Oleh sebab itu berikut akan dijelaskan beberapa tips yang dapat mencegah kambuhnya rasa sakit pada lambung anda.

6 Tips mencegah kambuhnya nyeri lambung

Tahap awal untuk mejalankan tips ini, anda harus membuat beberapa perubahan pada gaya hidup sederhana terlebih dahulu, seperti yang akan di sebutkandi bawah ini, sebab jika anda menajalankannya, dapat menurunkan risiko mengalami gejala sakit lambung kembali:

  • Makan lebih sedikit tapi lebih sering. Jika Anda sering sekali terserang oleh gangguan pencernaan, maka makanlah 5 samapi 6 kali makanan kecil sehari, lebih dari tiga kali makan.
  • Mengkonsumsi makanan yang akrab dengan lambung anda. Hindarilah makanan pedas, asam, gorengan atau makanan berlemak, maka akan membantu dalam mengurangi gejala sakit lambung, dan memungkinkan lambung yang rusak dapat sembuh dengan sendirinya.
  • Makan tepat waktu dan menghindari telat makan. Hal ini dilakukan agar membiasakan lambung Anda, untuk melepaskan cairan lambung selama waktu makan.
  •  Berhenti merokok. Merokok merupakan suatu kebiasaan yang dapat meningkatkan produksi asam lambung, memperlambat penyembuhan dan meningkatkan risiko terkena kanker perut.
  • Seringlah mengelola stres. Stres yang tinggi dapat meningkatkan produksi asam lambung dalam perut Anda, sehingga anda sangat wajib untuk mengolahnya.
  • Berolahraga secara teratur yang bersifat relaksasi seperti yoga, dimana jenis kegiatan olahraga tersebut dapat mengendalikan stres yang notabene menjadi penyebab dari gangguan lambung dalam kebanyakan kasus.

Demikianlah informasi mengenai pengobatan serta pencegahan nyeri lambung yang dapat mengatasi adanya rasa nyeri pada lambung anda, semoga dapat bermanfaa dan menjadi solusi bagi lambung anda.

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.