Gangguan autoimun ialah suatu serangan penyakit yang mana titk penyerangannya yaitu pada sel-sel tubuh, yang kemudian nantinya akan menimbulkan peradangan dan adanya kelebihan kolagen pada tubuh. Penyakit autoimun akan menyerang pada beberapa bagian tubuh, dan paru-paru adalah bagian yang paling sering sekali terkena. Berikut adalah beberapa jenis penyakit autoimun yang menyerang pada paru-paru.

Terdapat tiga jenis penyakit yang ditimbulkan dari adanya gangguan autoimun yang menyerang pada paru-paru, dan ketiga jenis penyakit ini ternyata sangat asing dalam telinga masyarakat, dan mungkin hanya sedikit orang yang mengetahui akan 3 jenis penyakit ini. Berikut adalah jenis penyakit yang terbilang asing pada telinga orang banyak

Granulomatosis Wegener

Granulomatosis Wegener merupan gangguan yang langka dan mungkin banyak orang yang belum mengetahuinya, gangguan ini timbul di mana pembuluh darah menjadi meradang dan adanya pembatasan pada aliran darah ke berbagai organ tubuh. Granulomatosis Wegener juga secar medis disebut sebagai gangguan yang paling umum akan mempengaruhi pada paru-paru dan saluran pernapasan bagian atas.

Tanda awal seseorang terserang oleh penyakit granulomatosis Wegener yakni terjadinya suatu gangguan pada saluran pernapasan yang menjadi penyebab dari timbulnya sesak napas. Ketika kondisi memburuk, maka orang akan mengalami gejala yang semakin menjalar dan memperparah juga, berikut adalah beberapa gejala yang akan ditimbulkan dari memperparahnya gangguan Granulomatosis Wegener pada tubuh :

  • Timbulnya bebegai penyakit THT seperti : seringnya mengalami hidung meler,mimisan dan adanya nyeri sinus, infeksi telinga, dan timbulnya batuk yang disertai dnean andanya darah
  • Terdapat luka pada kulit
  • Kehilangan nafsu makan
  • Adanya pembengkakan dan timbul rasa sakit pada send

Jika anda mengalami beberapa gejala tersebut segeralah melakukan diagnosis dan pengobatan sedini mungkin dengan tepat agar anda mengalami pemulihan dalam waktu yang cukup singkat dalam jangka beberapa bulan. Dokter paling sering meresepkan kortikosteroid untuk mengendalikan peradangan. Dalam beberapa kasus, obat-obatan seperti siklofosfamid dan azathioprine mungkin diperlukan untuk menekan sistem kekebalan tubuh.

Sarkoidosis

Terserangnya tubuh oleh penyakit Sarcoidosis biasanya disebabkan dari adanya gumpalan kecil pada sel-sel inflamasi yang kemudian akan berkembang di daerah yang berbeda pada tubuh. Sarkoidosis paling sering mempengaruhi pada paru-paru, kelenjar getah bening, bagian mata dan kulit.

Gejala yang ditimbulkan akan bervariasi tergantung pada organ yang terkena dan seberapa jauh penyakit itu telah berkembang. Namun ada gejala yang umumnya timbul diantaranya yakni :

  • Batuk yang terus-menerus
  • Sesak napas
  • Mengalami demam dan adnya penurunan pada berat badan
  • Adanya benjolan yang berukuran kecil dan berwarna merah pada lengan, bokong dan wajah
  • Adanya gangguan pada arthritis di pergelangan kaki, siku, pergelangan tangan dan tangan

Pengobatan sarcoidosis mungkin tidak diperlukan jika pasien tidak menunjukkan gejala apapun, namun jika memperlihatkan suatu gejala maka dokter akan meresepkan kortikosteroid yang meniru efek dari hormon dalam tubuh yang membantu dalam mengendalikan peradangan.

Scleroderma

Scleroderma adalah sekelompok penyakit langka dan tergolong penyakit progresif yang melibatkan pengerasan dan pengencangan kulit dan jaringan ikat. Menurut suatu penelitian menyebutkan “250 orang per juta memiliki beberapa bentuk scleroderma. Sementara scleroderma lokal mempengaruhi kulit, skleroderma sistemik dapat menyerang organ-organ internal seperti paru-paru, ginjal, jantung dan saluran pencernaan.

Sama halnya dengan gejala ang ditimbulkan oleh terserangnya tubuh oleh penyakit sarcoidosis yang memilki gejala yang bervariasi, Gejala Scleroderma juga memilki variasi yang berbeda pula yang ditentukan dari di mana berasalnya penyakit tetapi bisa termasuk penyakit gastroesophageal reflux yang, dari waktu ke waktu dapat merusak kerongkongan.Berikut adalah gejala yang ditimbulkannya :

  • Adanya perubahan pada kulit berupa pembengkakan pada tangan dan jari
  • Timbul bercak yang menebal pada kulit
  • Kulit pada area tangan, wajah, dan mulut mengalami pengencangan
  • Mungkin akan mengalami respon berlebihan terhadap suhu dingin atau stres emosional yang menyebabkan terjadinya penyempitan pada pembuluh darah kecil dibagian tangan dan kaki yang natinyaakn menimbulkan mati rasa, nyeri dan adanya perubahan warna pada jari tangan dan kaki, hal ini dikenal sebagai fenomena Raynaud.

Sebenarnya tidak ada obat untuk menyembuhkan scleroderma tetapi perawatan dapat anda lakuakan serutin mungkin, perawatan tersebut meliputi terapi fisik dan pekerjaan untuk membantu meningkatkan gerakan dan kekuatan, prosedur kosmetik untuk mengurangi munculnya lesi kulit dan obat untuk melebarkan pembuluh darah dan menekan respon sistem kekebalan tubuh.

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.