Akan banyak sekali orang yang belum mengetahui tentang cara pengobatan dengan menggunakan alat ini, dalam dunia medis biasanya seorang dokter kan melaukan atau memberikan pengobatan ini pada penderita asma atau penyakit lainnya yang mempengaruhi pada terganggunya sisitem kerja paru-paru seperti PPOK atau cystic fibrosis.

Penjelasan lebih lanjut mengenai Nebulizer

Nebulizer merupakan sebuah perangkat bertenaga listrik yang mengubah obat cair menjadi kabut atau asap yang dapat dihirup secara normal. Sebuah pengobatan nebulizer juga disebut perawatan pernapasan yang dapat mengelola kondisi Anda.

Sebuah nebulizer ternyata menggunakan udara paksa atau getaran untuk mengubah obat cair menjadi kabut halus. Nebulizers sering digunakan di bagian gawat darurat untuk mengobati serangan asma akut atau masalah pernapasan yang mendadak lainnya. Untuk sekarang ini, alat nebulizers sudah memiliki  model portabel dan tersedia untuk digunakan di rumah.

Dalam alat Nebulizer terdapat salah satu bagia yang memilki manfaat besar berupa  Bronkodilator nebulisasi, bagian tersebut sangat bermanfaat dalam membantu membuka saluran udara. Pengiriman dosis tunggal mengambil sedikit lebih lama dengan nebulizer daripada dengan perangkat konvensional, namun tidak jarang pengobatan nebulizers juga dapat diatur untuk memberikan dosis yang lebih besar.

Bagaimana cara pengobatan yang dijalankannya?

Nebulizer memiliki bagian berupa wadah yang berfungsi untuk memegang obat dan nebulizer juga memiliki tabung plastik yang menghubungkan wadah untuk masker wajah atau bagian mulut. alat pengobatan untuk pernafasan ini dapat digunakan secara individu tanpa harus disaksikan oleh dokter.

Kebanyakan nebulizers memancarkan aliran konstan berupa kabut, dimana pengguna menghirup dalam-dalam setelah empat atau lima napas normal. Sementara mengambil perawatan  merupakan ide yang baik untuk memanfaatkan cangkir nebulizer untuk memastikan obat yang beredar melalui sistem.

Perawatan biasanya berlangsung dari 10 sampai 20 menit. Bersihkan nebulizer Anda untuk mengurangi resiko kontaminasi. Pedoman yang lebih spesifik pada penggunaan yang benar tersedia di label produk untuk nebulizers dan menyisipkan paket untuk obat.

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika melakukan pengobatan apda gangguan pernafasan dengan Nebulizer

Pengobatan terhadap gangguan pada pernafasan dengan mengunakan alat Nebulizer memang pada umumnya bisa dilakakan sendiri namun dibalik itu semua anda juga harus sering melakukan konsultasi dengan dokter yang sudah ahli dalam mengobati berbagai macam gangguan yang menyerang pada pernafasan anda salah satunya gangguan pernafasan seperti penyakit asma.

Penderita asma harus ke dokter setidaknya sekali setahun atau lebih sering, dan yang diperlukan jika gejala tidak membaik setelah melakuakn pengobatan sendiri dengan menggunakan alat Nebulizer dan penyakit asma tampaknya menimbulkan keadaan yang memburuk. Lihat penyedia layanan kesehatan Anda segera jika Anda merasa pusing, lemah dan kemudian pingsan.

Carilah perawatan yang segera jika anda mengalami hal-hal seperti timbulnya bibir dan kuku membiru, mengalami mengi yang semakin memburuk dalam waktu 15 menit atau lebih setelah Anda, nafas menjadi lebih cepat, dan timbulnya kesulityan untuk berjalan secara cepat dan normal setelah anda menggunakan atau melakuakn pengobatan dnegan alat Nebulizer.

Mungkin semua alternatif pengobatan memiliki dampak baik dan buruknya, sama halnya dengan pengobatan memnggunakan alat Nebulizer ini, yang dipercaya memberi kemudahan dan keefektifan dalam mengobati berbagai gangguan yang menyerang pada pernafasan salah satunya asma.

Oleh sebab itu bagi anda yang saat ini sudah menggunakan alat ini dalam mengobati asma, disarankan untuk menyandingkan pengobatan anda tersebut dengan sering melakukan konusltasi pula.

Artikel yang berhubungan :

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.