Jika anda merupakan salah satu dari sekian banyaknya orang yang hobi mendaki, mungkin harus melakukan persiapan yang sangat matang terlebih dahulu, entah itu dari barang-barang yang akan di bawa, maupun kesehatan tubuh yang harus sangat dijaga.

Kedua hal tersebut merupakan suatu hal yang akan sangat berpengaruh besar pada kelancara jalannya aktifitas mendaki anda, sebab jika kegiatan mendaki berjalan dengan lancar maka, akan menimbulkan suatu manfaat yang sangat baik untuk kesehatan dan keselamatan anda.

Selain memerlukan persiapan pada dua hal tersebut, seorang pendaki juga harus rutin menjalankan berbagai macam latihan dan strategi untuk menunjang kelancaran mendakinya tersebut, latihan dan strategi tersebut berupa :

Rutinlah menjalankan latihan fisik

Melakukan suatu latihan fisik, untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh anda. Latihan fisik yang dijalani tentunya akan berbeda, sebab akan di sesuaikan dengan jarak tempuh gunung yang akan dilaluinya.

Berikut adalah beberapa latihan fisik yang musti anda lakukan sebelum mendaki :

  • Jogging atau lari-lari kecil. Ini adalah jenis latihan fisik kardio yang paling simpel, mudah untuk dikerjakan, serta memilki manfaat yang begitu baik untuk menguatkan otot kaki anda, sehingga ketika anda mendaki gunung, tidak akan sering mengeluh akan adanya rasa sakit pada kaki anda.
  • Bersepeda dengan keadaan jalan yang menanjak, tujuan latihan fisik ini yakni untuk meningkatkan stamina tubuh.
  • Rutinlah anda melakuakn latihan fisik turun tangga, sebab akan sangat memberi manfaat dalam meperkuat pijakan, jika ketika medaki meemukan suatu medan perjalanan yang sangat ekstrim.
  • Lakukanklah latihan fisik Squat Jumps di pagi hari dan sore hari, dimana akan sangat bermanfaat untuk memperoleh kekuatan pada otot paha anda.
  • Push-up. Olahraga ini sangat pas sekali untuk melatih punggung anda agar tetap kuat dalam membawa ranser yang berisikan barang persediaan.

Latihan pernafasan

Semakin tinggi gunung yang didaki oleh anda dan kawan-kawan anda, maka kadar oksigen yang dihiruppun semakin lama akan semakin berkurang. Oleh sebab itu, anda harus sangat memperhatikan teknik bernafas anda saat melakukan pendakian.

Kekurangan oksigen, biasanya akan menimbulkan tumbuhnya berbagai macam risiko gangguan yang menyerang pada pernafasan seperti terserangnya udema pada perut dan paru, yang ditandai dengan seringnya merasa mulas, mual, dan muntah.

Oleh sebab itu agar anda dapat terhindar dari gangguan yang menyerang pada perafasan tersebut, lakukanlah tahapan pelatihan pernafasan berikut ini :

  • Gunakanlah teknik pengambilan nafas dengan menggunakan hidung, dan kemudian membuangnya melalui mulut.
  • Seringkah anda mengatur ritme pernafasan anda ketika melangkah, jangan sampai terlalu cepat maupun terlalu lambat, tapi harus stabil
  • Beristirahatlah dengan secukupnya, jangan terlalu lama, sebab jika anda beristirahat dalam jangka waktu yang lama, maka anada pun akan sulit untuk mengagerakan kembali tubuh anda, untuk meneruskan mendaki
  • Kurangi dari melakuakn kegiatan mengobrol, agar dapat menghindari dari adanya pernapasan yang tersenggal-sengagal
  • Jika anda sulit untuk bernafas dengan menggunakan hidung, bisa bernafas dengan mengguanakan mulut, asalkan lidah anda di tekut, dengan cara menyentukan ujung lidah anda pada langit-langit mulut anda
  • Ambillah nafas dengan pelan, dan ketika membuangnya pun dengan cara pelan juga.
  • Hindarilah dari mengkonsumsi air dalam jumlah yang cukup banyak, sebab jika terlalu banyak konsumsi air akan meningkatkand etak jantung anda.
  • Gunakanlah cara bernafas diafragma, saat anda sedang mendaki.

Tujuan utama dilakukannya latihan fisik dan latihan pernafasan, sebelum melakukan kegiatan mendaki, yakni untuk menyerap oksigen lebih banyak, dan daya tampung paru-paru lebih besar. Nah, latihan pernafasan ini penting dilakukan selama masa persiapan pendakian.

Strategi pernafasan saat pendakian

Jika anda sudah menjalankan latihan fisik, dan pernafasan dengan baik saat persiapan, anda juga perlu mengimbanginya dengan strategi bernafas saat pendakian. Seperti strategi bernafas yang dijalankannya? Caranya yakni dengan nafas anda dengan kegiatan berjalan anda.

Nah bagi anda para pendaki, di usahakan sellalu ingat akan beberapa hakl di atas ya, jika anda memnginginkan kegiatan mendaki anda berjalan denagn lancar, dan dapat memberikan manfaat yang baik untuk kesehtan tubuh.

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.