Organ jantung dan paru-paru merupakan dua bagian organ tubuh yang saling berkaitan antar satu sama lainnnya, yang mana kedua organ tubuh tersebut akan bekerja sama dalam memberikan oksigen ke jaringan untuk mempertahankan hidup, dan untuk menghapus serta menyapu berbagai limbah yang tertumpuk pada tubuh kita.

Gangguan jantung yang paling umum menyebabkan sesak nafas

Dari adanya fungsi jantung yang terganggu atau adanya fungsi jantung yang tidak tepat, sebenarnya memang darah masih mengalir dengan efektif pada paru-paru, namun dibalik itu semua aliran darah tersebut ternyata tidak akan dikirim pada beberapa jaringan pada tubuh, yang mana dari adanya aliran darah yang tidak mengalir ke beberapa jaringan tubuh tersebutlah yang akan mengakibatkan tubuh mengalami kekurangan oksigen yang kemudian akan menimbulkan sesak nafas yang menjadi sebuah peringatan.

Ketika seseorang mengalami gangguan pada pernafasannya atau mengalami sesak nafas, maka dirinya akan bernafas dengan cepat yang dapat menghilangkan karbon dioksida pada tubuh yang terlalu berlebihan, dan kemudian nantinya karbon dioksida tersebut akan dihilangkan dengan cara dikeluarkan oleh paru-paru.

Selain gangguan di atas yang di kategorikan sebagai ganggua jantung yang umum penimbul sesak nafas, ternyata masih ada ganggguan jantung lainnya yang erat kaitannya dengan timbulnya sesak nafas. Mari kita simak ganngguan lain yang menyerang pada jantung penyebab sesak nafas.

Adanya Penghancuran pada otot jantung

Jantung berkontraksi untuk memberikan darah, dan jantung memiliki 4 bagian ruang untuk menjalankan fungsinya , empat ruang pada jantung tersebut kemudian di bagi menjadi dua, dua ruang bagian atas bertugas untuk mengalirkan darah dan dua bagian jantung bawah, kemudian dua ruang pada bagian bawah jantung nantinya akan memompa darah untuk keluar dari jantung. Bagian sisi kanan akan mengaliri darah pada paru-paru, dan kemudian untuk sisi kiri menerima itu dari paru-paru dan memberikan ke tubuh.

Penyakit yang dapat merusak pada jaringan otot jantung dapat mengganggu pada kontraksi dan akan merusak aliran darah serta oksigen yang membawa ke paru-paru dan tubuh, hal ini lah yang menjadi salah satu penyebab timbulnya sesak napas, peristiwa tersebut dalam dunia kesehatan dikenal dengan infark miokard, atau serangan jantung, di mana bekuan blok pembuluh darah di jantung dan bagian dari otot meninggal.

Melemahnya otot jantung

Penyakit yang dapat melemahkan otot jantung yang dikenal sebagai kardiomiopati yang dapat menyebabkan sesak napas faktor penyebabnya dapat terbagi dalam 3 kategori yang berbeda, yakni dilatasi, hipertrofi dan restriktif.

  • Dalam bentuk melebar atau dilatasi, jantung akan mengulurkan terlalu banyak dan tidak dapat kontrak dengan sebanyak kekuatan. Hal ini dapat disebabkan oleh asupan alkohol yang berlebihan dan racun lainnya.
  • Dalam bentuk hipertrofi, otot jantung terlalu besar dan otot tambahan memakan ruang di ruang yang biasanya akan mengisi dengan darah. kontraksi jantung tidak cukup terkoordinasi. Hal ini dapat disebabkan oleh jangka panjang, tidak terkontrol tekanan darah tinggi.
  • Dalam bentuk restriktif, jantung tidak bersantai dengan benar dan terlalu kaku. Penyebabnya sering tidak diketahui.

Timbul masalah struktural

Jantung mengalami transformasi yang rumit dari kehidupan janin untuk pengembangan penuh, dimulai sebagai sebuah tabung dalam pengembangan awal yang berubah menjadi pompa empat bilik dengan banyak kapal. Masalah dalam pembangunan dapat timbul dalam pembentukan bilik jantung, dinding, katup, pembuluh darah, sistem konduksi listrik atau orientasi jantung, atau dapat di istilahkan sebagai penyakit jantung bawaan. Ada banyak cara yang dapat menyebabkan sesak napas, misalnya dengan adanya memompa darah ke tubuh tanpa memompa pertama ke paru-paru.

Katup jantung bermasalah

Adanya darah yang memasuki sisi kanan jantung di ruang atas disebut atrium. Kontrak atrium, darah melewati katup satu arah ke ventrikel yang kemudian kontrak, melewati darah meskipun katup satu cara lain keluar dari jantung. Hal yang sama terjadi di sisi kiri.

Masalah dengan katup ini dapat menyebabkan sesak napas, terutama pada kondisi yang disebut dengan mitral regurgitasi. Katup mitral akan memisahkan atrium kiri dan ventrikel setelah kembali darah dari paru-paru. Ketika jantung meremas darah ke tubuh, beberapa akan mengalir mundur ke paru-paru, dan menyebabkan cairan membangun dan kemudian timbul gangguan yang menyerang pada pernafasan berupa sesak nafas.

Terjadi peradangan dan infeksi pada jantung

Berbagai kondisi yang mengobarkan atau dapat menginfeksi jantung akan sangat mengganggu pada fungsi pernafasan dan akan menyebabkan sesak napas. Sebagai contoh, kanker tertentu, virus dan racun dapat mengobarkan lapisan jantung disebut pericardium. Cairan dapat membangun di sekitar jantung dan akan menyebabkan kesulitan dengan kontraksi, adanya hal tersebutlah yang dapat mengakibatkan pengiriman darah pada seluruh bagian tubuh tidak memadai dan timbulah sesak napas.

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.