Mengapa pernapasan menjadi berat ketika selesai melakukan suatu kegiatan latihan olahraga ? Mungkin adanya hal tersebut diakibatkan dari tidak teraturnya menjalankan latihan, dalam dunia medis hal tersebut dikenal dengan nafas berat. Nafas berat merupakan cara tubuh dalam memberikan lebih banyak oksigen pada sel-sel.

Sebenarnya adanya napas berat yang terjadi ketika anda selesai melakukan suatu latihan olahraga belum tentu dapat menimbulkan suatu peristiwa yang memprihatinkan, kecuali jika tubuh anda mengalami suatu masalah medis yang mendasarinya. Sebab sering kali adanya sesak napas diakibatkan dari adanya konsisi fisik yang kurang sehat.

Oleh sebab itu jika anda merasakan suatu gejala yang tampak tidak biasa, diusahakan langsung melakukan konsultasi kepada dokter agar tidak menimbulkan gejala yang meningkat dan dapat memperparah gangguan pada kesehatan tubuh anda khususnya pada sistem pernafasan anda, keudian dari dilakuaknya konsultasi, maka dokter pun akan bisa mendiagnosa penyebab apa yang menimbulkan pernafasan anda menjadi terganggu serta pengobatan apa saja yang harus diberikan kepada anda. Berikut akan disajika baberapa kondisi fisik yang menjadi penyebab dari adanya nafas yang berat.

Asma

Asma merupakan jenis penyakit jangka panjang atau penyakit yang terbilang kronis yang menyerang pada saluran pernafasan, salah satu gejala yang ditimbulkanya yakni berupa adanya nafas yang berat. Timbulnya gejala tersebut bisa di sebabkan dari beberapa faktor, diantaranya yaitu dari melakuaknnya suatu latihan olahraga berupa latihan aerobik. Secara medis latihan tersebut akan menimbulkan ganguan pada pernapasan.

Jika sesorang terserang oleh asma kemudian berolahraga di cuaca yang dingin, maka akan menimbulkan gejala seperti mengi, batuk, sesak napas dan adanya sensasi rasa sakit pada dada. Pernapasan melibatkan udara yang bergerak masuk dan keluar dari paru-paru.

Angina

Meskipun serangan jantung biasanya tidak terjadi selama latihan, namun tetap saja suatu latihan sering dikaitkan dengan timbulnya angina. Gejala yang ditimbulkan yakni berupa adanya pelebar pada sakit yang dirasa disekitar daerah dada setelah melakukan aktivitas fisik, namun gejala tersebut perlaha akan mereda dengan sendirinya jika anda melakukan istirahat dengan secepatnya.

Tenaga fisik membuat jantung berdenyut lebih cepat. Tapi ketika otot jantung tidak bisa mendapatkan oksigen yang cukup, maka nyeri pada dada akan terjadi. Angina secara medis merupakan jenis penyakit yang menyakitkan dan menakutkan, dan menjadi tanda awal dari adanya penyakit jantung.

Gangguan paru

Adanya Dyspnea, sesak napas,atau nafas berat sering ditandai dengan adanya nafas yang tersengal-sengal, hal tersebut dapat disebabkan dari adanya gangguan pada paru-paru berupa bronkitis, asma, emfisema, penyakit paru destruktif kronis, atau COPD, dan hipertensi pulmonal.

Nafas berat juga dapat diakibatkan dari kebiasaan merokok, sebab dari kebiasaan meroko tersebut akan sangat menggangu pada jalannya aliran oksigen dalam tubuh. Gejala COPD pada perokok termasuk penyebab utama dari adanya sesak napas dan batuk kronis.

Anda yang memiliki gangguan paru masih dapat berolahraga, namun dengans syarat anda tidak mengalami gangguan paru yang kronis, sebab dengan berolahraga dapat memperkuat otot dada dan membantu mengurangi sesak napas, slah satu jenis olahraha yang dapat anda lakukan yakni dengan berjalan . Berjalan adalah latihan yang dapat Anda lakukan pada kecepatan Anda sendiri. Cobalah untuk berjalan jarak pendek setiap hari. Membangun hingga berjalan lebih jauh dengan berjalan jauh setiap hari dari yang Anda lakukan sehari sebelumnya.

Anemia atau Penyakit Tiroid

Anemia dan disfungsi tiroid merupakan suatu kondisi medis lainnya yang dapat menyebabkan sesak napas. Seseorang yang mengalami anemia seringkali mendapatkan sesak napas saat mereka latihan dengan penuh semangat.

Orang yang menderita anemia memiliki jumlah sel darah merah yang kurang dari normal, oleh sebab itu sel-sel yang tidak normal tersebut sangat membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi. Seseorang yang memiliki hipotiroidisme juga ternyata akan sering mengalami nafas berat, yahng disebabkan dari adanya otot pada sisitem pernapasan pada tubuhnya yang melemah, dari adanya hal tersebut maka organ tubuh akan mengalami penurunan fungsi paru-paru. Akibatnya, orang-orang dengan tiroid kurang aktif dikarenakan sering menderita kelelahan dan sesak napas pada saat aktivitas. Gejala-gejala ini dapat menurunkan kemampuan seseorang untuk berolahraga.

Itulah empat jenis penyakit yang menjadi penyebab timbulnya gangguan pernafasan anda, berupa adanya nafas yang berat. Segeralah anda melakukan pemeriksaan, sebelum ganggua peenafasan tersebut menuimbulkan gejala yang lebih parah lagi, selain pemeriksaan anda pun harus menjalan kan pengobatan.

Dalam hal pengobatan terhadap gangguan pernafasan, anda bisa mencoba mengobatinya terlebih dahulu  dengan menggunakan obat herbal yang sudah dibuktikan oleh banyak orang sangat multi khasiat namun memeliki harga yang terjagkau, sebelum anda melakukan pengobatan dengan biaya begitu mahal, obat herbal ini berbahan dasar teripang emas asli yang di gabungkan dengan bahan lain yang bermanfaat, mau tau obat herbal yang dimasksud? cari tahu selengkapnya di sini http://qncjelly-gamat.com/

Tanggapan Anda

Bagian yang ditandai dengan * harus diisi. Jangan khawatir, email Anda akan selalu kami rahasiakan.